Thursina and PPNS Pioneer Maritime Global Alliance

Dalam komitmen teguh untuk memperluas cakrawala akademik dan melahirkan para pemimpin masa depan yang berwawasan luas, SMA Thursina International Islamic Boarding School (IIBS) melangkah mantap di panggung internasional dengan meresmikan aliansi strategis bersama institusi pendidikan tinggi vokasi perkapalan nomor satu di Indonesia, Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya (PPNS). Upacara penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang penuh dengan atmosfer prestisius ini diselenggarakan dengan khidmat di kota pahlawan, Surabaya.

Sinergi elite ini ditandatangani langsung oleh Direktur PPNS, Rachmad Tri Salistijono, S.T., M.T., berdampingan dengan Kepala Sekolah SMA Thursina IIBS, Ustadz A. Ali Syihabudin, M.Pd. Kerja sama bilateral ini dirancang secara komprehensif guna membuka akses seluas-luasnya bagi para santri terhadap ekosistem sains terapan berstandar internasional, sekaligus menyelaraskannya dengan kurikulum kepemimpinan Islam yang luhur dan visioner.

Kepala Sekolah SMA Thursina IIBS, Ustadz A. Ali Syihabudin, M.Pd., menyampaikan pandangan visionernya mengenai signifikansi historis dari kolaborasi ini dalam mencetak kader pemimpin global. Beliau menegaskan pentingnya penguasaan teknologi tingkat tinggi bagi generasi muda di panggung dunia saat ini.

"Melalui kolaborasi strategis bersama PPNS ini, kami berikhtiar memperlengkapi para santri dengan kompetensi global yang tangguh. Ini bukan sekadar tentang penguasaan sains dan teknik perkapalan modern, melainkan pembentukan fondasi yang kokoh agar mereka tumbuh sebagai global citizens sejati yang memiliki cross-cultural mindset serta kepekaan tinggi terhadap dinamika industri maritim internasional," ungkap Ustadz Ali dalam pidato sambutannya yang berwibawa.

Thursina and PPNS Pioneer Maritime Global Alliance

Beliau juga menambahkan bahwa keahlian teknis bernilai tinggi harus senantiasa diimbangi dengan intercultural awareness yang kuat agar lulusan SMA Thursina mampu menavigasi tantangan global dengan anggun dan solutif.

Secara tidak langsung, Ustadz Ali Syihabudin memaparkan bahwa sinergi ini akan menjadi instrumen esensial dalam mengeskalasi program international exposure dan peluang cultural immersion yang menjadi keunggulan distingtif SMA Thursina IIBS. Beliau menguraikan keyakinannya bahwa dengan keterlibatan santri dalam berbagai seminar internasional, penelitian terapan kolaboratif, serta kepelatihan dual-track yang diakui secara global, para santri akan mampu membangun jaringan elite (global network) sejak dini. Portofolio riset dan publikasi ilmiah internasional yang lahir dari kolaborasi ini diproyeksikan menjadi modal sosial berharga bagi para santri untuk melanjutkan studi mereka di jajaran universitas ternama dunia.

Dalam kerjasama ini berbagai agenda strategis yang berfokus pada pengembangan sekolah serta pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Melalui kesepakatan agung berdurasi empat tahun ini, SMA Thursina IIBS kembali mempertegas dedikasinya dalam menyediakan standar pendidikan kelas atas (aristocratic standard of education) demi menghantarkan para santrinya menuju gerbang kesuksesan global yang gemilang. (lil)