Thursina International Islamic Boarding School (IIBS) kembali mengukuhkan eksistensinya di panggung keunggulan intelektual melalui capaian membanggakan dari salah satu santri terbaiknya. Mohammad Rafael Darmawan berhasil meraih Juara 2 Karya Tulis Ilmiah Al-Qur’an (KTIQ) Putra dalam ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) yang diselenggarakan oleh LPTQ Kabupaten Lamongan. Prestasi ini merupakan representasi nyata dari profil internationally minded yang memadukan kedalaman literasi spiritual dengan metodologi ilmiah.
Keberhasilan Rafael merupakan buah dari intellectual journey yang dilakukan melalui pembinaan intensif selama 2,5 bulan. Sebagai calon global citizen, Rafael tidak hanya dituntut menguasai substansi Al-Qur'an, tetapi juga mengomunikasikannya melalui standar penulisan ilmiah yang rigid dan presentasi yang artikulatif. Hal ini selaras dengan upaya Thursina IIBS dalam membangun cross-cultural mindset di mana nilai-nilai lokal mampu bersaing di ranah akademis yang lebih luas.
Rafael menyampaikan rasa syukur atas pencapaian yang ia dedikasikan untuk orang tua dan para pendidik. Prestasi di tingkat kabupaten ini sekaligus menjadi gerbang strategis bagi Rafael untuk membawa nama baik institusi ke tingkat provinsi pada MTQ Jawa Timur 2027 mendatang.
Murobbi sekaligus pendamping lomba, Ustaz Much Maftuhul Fahmi, M.E., menyatakan bahwa pencapaian ini adalah preseden penting bagi Thursina IIBS.
“Keberhasilan ini melampaui ekspektasi awal dan menjadi tonggak sejarah baru bagi institusi di cabang KTIQ. Kami melihat potensi besar dalam diri Rafael untuk terus mengembangkan global network melalui karya-karya ilmiah berbasis nilai-nilai profetik di masa depan,” tutur beliau dengan penuh wibawa.
Ustaz Maftuh juga menekankan pentingnya menjaga kerendahan hati dan kontinuitas dalam berprestasi. Menurutnya, ini barulah awal dari pengabdian intelektual yang lebih besar. Dengan persiapan yang matang, Rafael diproyeksikan menjadi bagian dari kafilah unggulan yang akan mewakili identitas santri modern yang internationally minded di kancah nasional maupun internasional. (iz/lil)




